Israel Gagalkan Serangan, Houthi Klaim Luncurkan Rudal Hipersonik dari Yaman

Israel Gagalkan Serangan, Houthi Klaim Luncurkan Rudal Hipersonik dari Yaman


Militer Israel kembali berhasil mencegat dua rudal yang berasal dari Yaman, yang diketahui sebagai basis kelompok Houthi. Serangan tersebut sempat memicu bunyi sirene peringatan serangan udara di beberapa wilayah Israel.

Kelompok Houthi, yang didukung oleh Iran, seperti dilaporkan Reuters dan Al Arabiya pada Jumat (28/3/2025), menyatakan telah meluncurkan rudal ke sejumlah target di Israel.

Kelompok tersebut telah melakukan berbagai serangan rudal dan drone terhadap Israel, yang mereka klaim sebagai bentuk dukungan bagi para pejuang Hamas yang sedang berkonflik dengan militer Tel Aviv di Jalur Gaza.

Amerika Serikat (AS), yang merupakan sekutu dekat Israel, mulai menggencarkan serangan udara terhadap posisi-posisi Houthi di Yaman sejak 15 Maret lalu. Presiden Donald Trump juga menegaskan bahwa Iran akan dimintai pertanggungjawaban atas setiap serangan yang dilakukan oleh Houthi, sebagai sekutunya.

Dalam pernyataan pada Kamis (27/3) waktu setempat, militer Tel Aviv mengonfirmasi bahwa dua rudal yang ditembakkan dari Yaman berhasil dicegat sebelum mencapai wilayah Israel. Sirene peringatan berbunyi di beberapa daerah, termasuk Yerusalem, saat rudal tersebut terdeteksi.

"Menyusul sirene yang berbunyi beberapa saat lalu di beberapa wilayah di Israel, dua rudal yang diluncurkan dari Yaman telah dicegat sebelum melintasi wilayah Israel," ungkap militer Israel dalam pernyataannya.

Sementara itu, dalam pernyataan terpisah, Houthi mengaku telah menembakkan dua rudal, di mana salah satunya diklaim sebagai rudal hipersonik, ke wilayah Israel pada Kamis (27/3) waktu setempat.

Kelompok tersebut menyebut rudal-rudal itu diarahkan ke Bandara Ben Gurion, yang merupakan bandara utama Israel, serta ke target militer yang tidak disebutkan di area Tel Aviv.

Houthi juga mengklaim telah menyerang beberapa kapal perang di perairan Laut Merah menggunakan rudal dan drone, termasuk kapal induk milik Amerika Serikat, USS Harry S Truman.

Akibat serangan tersebut, maskapai penerbangan Italia, ITA Airways, harus mengalihkan salah satu penerbangannya. ITA Airways kemudian memastikan bahwa pesawat yang terdampak telah mendarat dengan selamat di Tel Aviv.

Kelompok Houthi sendiri menguasai wilayah-wilayah di Yaman yang memiliki kepadatan penduduk tinggi. Mereka merupakan bagian dari jaringan yang oleh Iran disebut sebagai "Poros Perlawanan", yakni aliansi kelompok milisi di kawasan yang bersikap anti-Israel dan anti-Barat. Jaringan ini juga mencakup Hamas dan Hizbullah, yang kemampuan militernya telah banyak dilemahkan oleh Israel melalui berbagai operasi udara dan darat dalam setahun terakhir.

>
Rianda
Rianda Saya seorang penulis freelance

Posting Komentar untuk "Israel Gagalkan Serangan, Houthi Klaim Luncurkan Rudal Hipersonik dari Yaman"

(Klik pada gambar)

onislam.my.id dihidupi oleh jaringan penulis, dan tim editor yang butuh dukungan untuk bisa memproduksi konten secara rutin. Jika anda bersedia menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kegiatan kami dalam memproduksi artikel, berita dan opini Islam dalam rangka menebarkan dakwah, kami akan akan sangat berterima kasih. Semoga Allah membalas kebaikan anda.