{"id":279,"date":"2024-02-14T07:25:00","date_gmt":"2024-02-14T07:25:00","guid":{"rendered":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/2024\/02\/14\/benarkah-bantuan-beras-atasi-krisis-pangan\/"},"modified":"2026-01-26T15:28:31","modified_gmt":"2026-01-26T15:28:31","slug":"benarkah-bantuan-beras-atasi-krisis-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/2024\/02\/14\/benarkah-bantuan-beras-atasi-krisis-pangan\/","title":{"rendered":"Benarkah Bantuan Beras, Atasi Krisis Pangan"},"content":{"rendered":"<\/p>\n<div class=\"separator\" style=\"clear: both;text-align: center\"><a href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEgxVpRnmz63891Y9wyDyNMtdLjLThVNsoB3MownXFVQ0V9QH1dPPOXXvrCW7WO0nIkkKTT1oCHPIrJ0FoBgLNRwo016n8HBrAUsrKuyDEWC7QYHtIwhoRB4xWyBqZQbb4dgXsG1R93ikZLvIRsboHKlth6MEAPsZ7E-LWcX7HYAq3bY840bsv_cFWaGsE0\/s16000\/beras-bantuan-pangan-10-kg_169.jpeg\" style=\"margin-left: 1em;margin-right: 1em\"><img decoding=\"async\" border=\"0\" data-original-height=\"366\" data-original-width=\"650\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEgxVpRnmz63891Y9wyDyNMtdLjLThVNsoB3MownXFVQ0V9QH1dPPOXXvrCW7WO0nIkkKTT1oCHPIrJ0FoBgLNRwo016n8HBrAUsrKuyDEWC7QYHtIwhoRB4xWyBqZQbb4dgXsG1R93ikZLvIRsboHKlth6MEAPsZ7E-LWcX7HYAq3bY840bsv_cFWaGsE0\/s16000\/beras-bantuan-pangan-10-kg_169.jpeg\" \/><\/a><\/div>\n<p>Benarkah Bantuan Beras, Atasi Krisis Pangan<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Oleh :<b> Yuliana S.Sos<\/b> (Pemerhati Sosial)<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pangan merupakan kebutuhan esensial bagi kehidupan manusia<br \/>\nkarena pangan selain dibutuhkan bagi pemenuhan kebutuhan, pangan juga<br \/>\nmembentuk SDM sebagai aset pembangunan bangsa dan negara.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pejabat (PJ) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun<br \/>\n menyerahkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Pusat Tahap I Tahun 2024,<br \/>\nSelasa (30\/1\/2024)<br \/>\nMakmur mengatakan, bantuan itu diberikan untuk mengatasi masalah pangan<br \/>\ndan krisis pangan serta membantu meningkatkan akses pangan bagi<br \/>\nmasyarakat miskin atau rawan pangan dan gizi yang berasal dari Badan<br \/>\nPangan Nasional (Bappenas).<\/p>\n<p dir=\"ltr\">PPU merupakan daerah Ibu Kota Negara (IKN), seharusnya<br \/>\nkrisis pangan tidak terjadi. Kalaupun terjadi harus segera diatasi<br \/>\nsebelum banyak warga luar yang pindah lokasi ke IKN. Bantuan yang<br \/>\ndiberikan sesungguhnya tidak akan pernah mengatasi masalah pangan karena<br \/>\n hanya bersifat sementara. Kalau masalah krisis pangan ini saja belum<br \/>\nteratasi di daerah IKN, bagaimana nanti kedepannya. <\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ketidakmampuan negara mewujudkan ketahanan pangan<br \/>\ndisebabkan penerapan tata kelola neoliberal dengan sistem politik<br \/>\ndemokrasi. Pengelolaan yang buruk ini berpangkal dari di jauhkannya<br \/>\nnegara dari fungsinya sebagai pemelihara urusan rakyat. Pemerintah hanya<br \/>\n sebatas regulator yaitu penyusun regulasi. Itu pun regulasi yang<br \/>\nberpihak pada korporasi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Maka tidak heran jika kebijakan yang dibuatpun pastinya<br \/>\nmenguntungkan bagi korporasi bukan untuk rakyat. Pengalihan fungsi lahan<br \/>\n yang terjadi saat ini juga disebabkan karena keserakahan untuk<br \/>\nmemperoleh keuntungan besar. Lahan pertanian di alih fungsikan untuk<br \/>\nmembangun perumahan elit, di jadikan juga sebagai kebun kelapa sawit dan<br \/>\n lain sebagainya. Hanya dampak kerusakan yang di rasakan rakyat termasuk<br \/>\n krisis pangan ini. <\/p>\n<p dir=\"ltr\">Solusi untuk mengakhiri penderitaan rakyat dan berbagai<br \/>\nkesulitan pangan hanyalah dengan kembali kepada penerapan islam. Sebab,<br \/>\nhanya dalam islam kita mendapati pemerintahan yang benar-benar tulus dan<br \/>\n serius mengurusi rakyat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Islam merupakan sistem aturan yang kompleks. Masalah<br \/>\nketahanan pangan dapat di selesaikan dengan mudah oleh islam. Setidaknya<br \/>\n ada lima prinsip pokok tentang ketahanan pangan yang bisa digagas dan<br \/>\nditerapkan, yang pernah dijalankan di masa panjang peradaban islam, yang<br \/>\n tetap relevan hingga masa-masa mendatang.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pertama, optimalisasi produksi. Yaitu mengoptimalkan<br \/>\nseluruh potensi lahan untuk melakukan usaha pertanian berkelanjutan yang<br \/>\n dapat menghasilkan bahan pangan pokok. Peran berbagai aplikasi sains<br \/>\ndan teknologi, mulai dari mencari lahan optimal untuk benih tanaman<br \/>\ntertentu, teknik irigasi, pemupukan, penanganan hama, hingga pemanenan<br \/>\ndan pengolahan pascapanen.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kedua, adaptasi gaya hidup, agar masyarakat tidak<br \/>\nberlebih-lebihan dalam konsumsi pangan. Konsumsi berlebihan justru<br \/>\nberpotensi merusak kesehatan (wabah obesitas) dan juga meningkatkan<br \/>\npersoalan limbah. Nabi SAW mengajarkan agar seorang mukmin baru makan<br \/>\ntatkala lapar dan berhenti sebelum kenyang.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ketiga, manajemen logistik, di mana masalah pangan beserta<br \/>\nyang menyertainya (irigasi, pupuk, antihama) sepenuhnya dikendalikan<br \/>\npemerintah, yaitu dengan memperbanyak cadangan saat produksi berlimpah<br \/>\ndan mendistribusikannya secara selektif pada saat ketersediaan mulai<br \/>\nberkurang. Di sini teknologi pascapanen menjadi penting.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Keempat, prediksi iklim, yaitu analisis kemungkinan<br \/>\nterjadinya perubahan iklim dan cuaca ekstrem dengan mempelajari fenomena<br \/>\n alam seperti curah hujan, kelembapan udara, penguapan air permukaan,<br \/>\nserta intensitas sinar matahari yang diterima bumi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kelima, mitigasi bencana kerawanan pangan, yaitu antisipasi<br \/>\n terhadap kemungkinan kondisi rawan pangan yang disebabkan oleh<br \/>\nperubahan drastis kondisi alam dan lingkungan. Mitigasi ini berikut<br \/>\ntuntunan saling berbagi di masyarakat dalam kondisi sulit seperti itu.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Inilah prinsip-prinsip islam dalam mewujudkan ketahanan<br \/>\npangan. Kombinasi hebat ini akan mewujudkan ketahanan pangan yang<br \/>\nmensejahterakan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><i>Wallahu a\u2019lam bishshawab<\/i><\/p>\n<div class=\"yj6qo ajU\">\n<div aria-expanded=\"false\" aria-label=\"Show trimmed content\" class=\"ajR\" data-tooltip=\"Show trimmed content\" id=\":mz\" role=\"button\"><img decoding=\"async\" class=\"ajT\" src=\"https:\/\/ssl.gstatic.com\/ui\/v1\/icons\/mail\/images\/cleardot.gif\" \/><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Benarkah Bantuan Beras, Atasi Krisis Pangan Oleh : Yuliana S.Sos (Pemerhati Sosial) Pangan merupakan kebutuhan esensial bagi kehidupan manusia karena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-279","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-opini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/279","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=279"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/279\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":280,"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/279\/revisions\/280"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=279"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=279"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=279"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}