{"id":465,"date":"2023-07-23T14:01:00","date_gmt":"2023-07-23T14:01:00","guid":{"rendered":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/2023\/07\/23\/hati-hati-dengan-kredit\/"},"modified":"2026-01-26T15:30:03","modified_gmt":"2026-01-26T15:30:03","slug":"hati-hati-dengan-kredit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/2023\/07\/23\/hati-hati-dengan-kredit\/","title":{"rendered":"HATI-HATI DENGAN KREDIT"},"content":{"rendered":"<\/p>\n<div class=\"separator\" style=\"clear: both;text-align: center\"><a href=\"http:\/\/onislam.my.id\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Menghentikan-Kebiasaan-Berhutang-hutang-debt-1024x683-1.jpg\" style=\"margin-left: 1em;margin-right: 1em\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Artikel\" border=\"0\" data-original-height=\"683\" data-original-width=\"1024\" height=\"427\" src=\"http:\/\/onislam.my.id\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/Menghentikan-Kebiasaan-Berhutang-hutang-debt-1024x683-1.jpg\" title=\"Artikel\" width=\"640\" \/><\/a><\/div>\n<p>HATI-HATI DENGAN KREDIT<\/p>\n<p>Oleh : Riska Kencana Putri<\/p>\n<p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Di dunia \u201cperumahtanggaan\u201d, kredit sudah bukan lagi menjadi istilah yang asing di kalangan para wanita. Pasalnya, begitu banyak pedagang yang datang menawarkan berbagai barang, mulai dari perabotan sepuluh ribu tiga hingga panci seharga ratusan ribu. Para sales ini melihat pangsa pasar yang demikian besar di kalangan ibu-ibu, makanya mereka tak putus asa menawarkan berbagai cara untuk menjual produknya, salah satunya dengan cara kredit.<\/p>\n<p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kredit adalah sejenis pembayaran barang yang dilakukan dengan cara bertahap, atau sering disebut angsuran. Biasanya kredit dibatasi waktunya, misalkan sepuluh kali, mingguan atau bulanan, tergantung kesepakatan kedua belah pihak.<\/p>\n<p><\/p>\n<p>Kredit : Kebutuhan atau Keinginan<\/p>\n<p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Membeli barang dengan cara kredit dianggap cara yang paling jitu untuk mendapatkan barang yang diinginkan. Karena tidak mempunyai sejumlah uang untuk membeli kontan, akhirnya mereka memutuskan untuk mengangsur tiap bulannya.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sebenarnya dalam Islam sendiri tidak ada larangan untuk melakukan jual-beli kredit, hanya saja perlu dipahami bersama bahwa kredit adalah bentuk lain dari hutang. Hukumnya wajib dibayar. Bahkan sampai di akhirat pun, manusia yang masih meninggalkan hutang akan dilunasi dengan amal kebaikannya sendiri.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dari Ibnu Umar, Rasulullah SAW bersabda, \u201cBarangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti), karena di sana (di akhirat) tidak ada dinar dan dirham.\u201d (HR Ibnu Majah)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Rasulullah SAW bahkan enggan menyolatkan orang yang memiliki hutang sampai ada ahli waris yang menjamin pembayarannya. Sebagaimana tertuang dalam hadits Salamah bin Al Akwa\u2019 ra.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Salamah berkata, \u201cKami duduk di sisi Nabi SAW. Lalu didatangkanlah satu janazah. Lalu beliau berkata, \u201cApakah dia memiliki hutang?\u201d&nbsp; Mereka (para sahabat) menjadwab, \u201cTidak.\u201d Lalu beliau saw menshalati jenazah tersebut. Kemudian didatangkanlah jenazah lainnya. Lalu para sahabat berkata, \u201cWahai Rasulullah, shalatkanlah ia.\u201d Lalu beliau berkata, \u201cApakah dia memiliki hutang?\u201d Mereka menjawab, \u201cIya.\u201d Lalu beliau mengatakan, \u201cApakah dia meninggalkan sesuatu?\u201d Lantas mereka menjawab, \u201cAda, sebanyak 3 dinar.\u201d Lalu beliau menshalati jenazah tersebut. Lalu didatangkanlah lagi jenazah yang ketiga. Lalu para sahabat berkata, \u201cShalatkanlah dia.\u201d Lalu beliau berkata, \u201cApakah dia memiliki hutang?\u201d Mereka menjawab, \u201cAda, tiga dinar.\u201d Beliau berkata, \u201cShalatkanlah sahabat kalian ini.\u201d Lantas Abu Qatadah berkata, \u201cWahai Rasulullah, shalatkanlah dia. Biar aku saja yang menanggung hutangnya.\u201d Kemudian beliau pun menshalatinya.\u201d (HR Bukhari)<\/p>\n<p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Terkadang kesalahan yang sering dilakukan ibu-ibu adalah tidak meminta ijin suami ketika hendak membeli barang. Banyak alasan, salah satunya adalah karena takut tidak diijinkan. Berbekal keyakinan nominal uang nafkah yang diberikan suami tiap bulannya, para ibu ini lantas mengkredit barang yang mereka incar. Padahal ini berbahaya sekali. Mengapa? Karena umur seseorang tidak ada yang bisa memperkirakan. Bisa saja esok kita mati dengan meninggalkan tanggungan kredit, sedangkan suami tidak tahu. Selain itu, kehidupan seseorang bagaikan roda, kadang di atas, kadang di bawah. Saat sedang di atas, kita bisa dengan lancar membayar angsuran, tetapi jika sedang berada di bawah berapa kali kita harus menunggak dan akhirnya kesulitan dalam melunasi?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sudah menjadi fitrah bagi seorang wanita memiliki keinginan ini dan itu, belanja barang A dan B. Namun, apakah keinginan ini harus dituruti?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sebagai seorang muslim tentunya kita senantiasa diajarkan untuk tidak berlaku boros, karena boros temannya setan. Rasulullah SAW sendiri, meski beliau memiliki harta yang banyak, beliau tidak bersikap berlebih-lebihan. Beliau tetap zuhud, rajin sedekah dan hidup sederhana. Berbeda dengan pemandangan yang terjadi saat ini. Masyarakat berlomba-lomba untuk terlihat \u201cwah\u201d. Kalau tetangga kanannya beli kompor gas baru, langsung kepanasan dan ingin memiliki juga tanpa melihat apakah keuangannya cukup atau tidak, apakah kompor baru masuk dalam kategori keinginan atau memang butuh yang baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Muslimah yang cerdas senantiasa berusaha merubah dirinya dan keluarga menjadi lebih baik lagi. Bukankah sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah. Oleh karenanya, mari senantiasa untuk menjaga diri dari nafsu membeli barang yang tidak dibutuhkan. Apalagi jika sedang tidak ada uang berlebih. Meski tawaran menggiurkan datang, ingat satu hal, \u201cSaat menawarkan, tutur katanya semanis madu. Ketika kita tidak bisa bayar, madu berubah jadi empedu.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Lalu, bagaimana solusinya? Menabunglah! Tabungan yang sedikit meski konsisten, perlahan akan terkumpul uang yang cukup untuk membeli barang yang kita inginkan. Anggap saja kita sedang membayar kredit, tetapi bedanya, barang diterima di akhir.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HATI-HATI DENGAN KREDIT Oleh : Riska Kencana Putri Di dunia \u201cperumahtanggaan\u201d, kredit sudah bukan lagi menjadi istilah yang asing di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":466,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-465","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/465","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=465"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/465\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":467,"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/465\/revisions\/467"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/466"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=465"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=465"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=465"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}