{"id":65,"date":"2023-12-17T22:06:00","date_gmt":"2023-12-17T22:06:00","guid":{"rendered":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/2023\/12\/17\/penyebab-harga-rumah-yang-kian-melonjak\/"},"modified":"2026-01-26T15:27:05","modified_gmt":"2026-01-26T15:27:05","slug":"penyebab-harga-rumah-yang-kian-melonjak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/2023\/12\/17\/penyebab-harga-rumah-yang-kian-melonjak\/","title":{"rendered":"Penyebab Harga Rumah yang Kian Melonjak"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<div class=\"separator\" style=\"clear: both;text-align: center\"><a href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEgGKKjPlDzEBw53Wmv499xYXqEqPdU3EJloyWSnGXnOa0DcDBuyjzag-k8MUcngIcEw8qvBfYAcESWxzWbSeUGvzBbcV_CVJt3gZua4Q9vIoH8pESU0e4DdSRqPeDxs1Zs_UAzS4ehQgjfD1XyoRgYN34uOLeh-iHrd1woHd17W-cjKhh-2yhj0eO1Inds\/s16000\/Harga-Rumah-2-Lantai-di-Medan-Lengkap-dengan-Cicilannya.webp\" style=\"margin-left: 1em;margin-right: 1em\"><img decoding=\"async\" border=\"0\" data-original-height=\"720\" data-original-width=\"1280\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEgGKKjPlDzEBw53Wmv499xYXqEqPdU3EJloyWSnGXnOa0DcDBuyjzag-k8MUcngIcEw8qvBfYAcESWxzWbSeUGvzBbcV_CVJt3gZua4Q9vIoH8pESU0e4DdSRqPeDxs1Zs_UAzS4ehQgjfD1XyoRgYN34uOLeh-iHrd1woHd17W-cjKhh-2yhj0eO1Inds\/s16000\/Harga-Rumah-2-Lantai-di-Medan-Lengkap-dengan-Cicilannya.webp\" \/><\/a><\/div>\n<\/p>\n<p>Berkurangnya Ruang Hidup: Penyebab Harga Rumah yang Kian Melonjak<br \/>Bagaimana Cara Islam Mengatasinya?<br \/>Oleh: <b>Tresna Mustikasari, S.Si<\/b> (Muslimah Penggiat Literasi)<\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;text-indent: 36.0pt\"><span style=\",sans-serif;font-size: 12.0pt;line-height: 107%\">Pada era perkembangan kota-kota modern, kebutuhan akan tempat<br \/>\ntinggal semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk. Salah<br \/>\nsatu dampak nyata dari pertumbuhan perkotaan adalah keterbatasan ruang hidup<br \/>\nyang berujung pada kenaikan harga rumah. Kenaikan harga rumah menjadi isu utama<br \/>\nyang mempengaruhi kemampuan masyarakat, terutama generasi muda, dalam memiliki<br \/>\nrumah. Beberapa upaya, baik dari pemerintah maupun tokoh-tokoh publik,<br \/>\ndilakukan untuk memberikan bantuan dan mempermudah akses rumah bagi rakyat. Bahkan<br \/>\nKrisis perumahan telah menjadi isu global yang memengaruhi berbagai lapisan<br \/>\nmasyarakat, termasuk di Indonesia. Bagaimana perspektif Islam terkait hal itu?<br \/>\nDapatkah Islam memberikan solusi terhadap masalah ini? <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;text-indent: 36.0pt\"><span style=\",sans-serif;font-size: 12.0pt;line-height: 107%\">Pertumbuhan perkotaan yang pesat seringkali diiringi dengan<br \/>\npembangunan infrastruktur dan perumahan. Sayangnya, hal ini sering berdampak<br \/>\npada berkurangnya lahan yang tersedia untuk tempat tinggal. Lahan yang semakin<br \/>\nterbatas menyebabkan peningkatan harga tanah, yang kemudian menjadi salah satu<br \/>\nfaktor utama kenaikan harga rumah. Permintaan yang tinggi namun lahan yang terbatas<br \/>\nmenciptakan ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan, yang mendorong<br \/>\nharga rumah terus naik.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;text-indent: 36.0pt\"><span style=\",sans-serif;font-size: 12.0pt;line-height: 107%\">Dalam perspektif Islam, rumah dianggap sebagai salah satu<br \/>\nkebutuhan pokok yang harus dipenuhi oleh negara. Islam memandang bahwa<br \/>\npemenuhan kebutuhan dasar, termasuk tempat tinggal, adalah tanggung jawab<br \/>\nbersama negara untuk rakyatnya. Dalam konteks ini, pembangunan negara<br \/>\nseharusnya diorientasikan untuk memastikan bahwa setiap individu memiliki akses<br \/>\nyang layak terhadap tempat tinggal. Dengan demikian, pembangunan negara<br \/>\nseharusnya tidak hanya mencakup infrastruktur fisik tetapi juga pemenuhan<br \/>\nkebutuhan dasar, termasuk perumahan.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;text-indent: 36.0pt\"><span style=\",sans-serif;font-size: 12.0pt;line-height: 107%\">Islam memiliki sistem ekonomi yang khas, di mana aspek pelayanan<br \/>\nterhadap rakyat menjadi fokus utama negara. Dalam konteks penyediaan rumah,<br \/>\nIslam memberikan landasan bagi negara untuk aktif terlibat dalam menyediakan<br \/>\ntempat tinggal bagi warganya. Konsep zakat dan wakaf, yang merupakan bagian<br \/>\ndari prinsip-prinsip ekonomi Islam, dapat digunakan sebagai instrumen untuk<br \/>\nmenyediakan rumah yang adil dan merata bagi mereka yang membutuhkan. <\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;text-indent: 36.0pt\"><span style=\",sans-serif;font-size: 12.0pt;line-height: 107%\">Berbeda dengan Kapitalisme, dalam Kapitalisme negara cenderung<br \/>\nmenjadi jembatan bagi pembisnis properti dan kaum kapital saja. Misalnya dalam<br \/>\nprogram penyediaan rumah bersubsidi, realitasnya negara bukan sedang memberikan<br \/>\nkeuntungan kepada rakyat miskin yang membutuhkan, tapi justru keuntungan bagi<br \/>\nkaum kapital karena dana berkedok subsidi negara segera cair ke kantong-kantong<br \/>\nmereka di lain sisi masyarakat terikat pembayaran kredit rumah bertahun-tahun<br \/>\nlamanya dengan bunga angsuran yang tentu kian meningkat. Sulit dan ribetnya<br \/>\nsyarat administrasi dalam membeli rumah subsidi pun menunjukkan program<br \/>\ntersebut rawan tidak tepat sasaran dan dimanfaatkan oleh kalangan tertentu<br \/>\nsaja.<\/span><\/p>\n<p class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;text-indent: 36.0pt\"><span style=\",sans-serif;font-size: 12.0pt;line-height: 107%\">Oleh karena itu, jelaslah Islam memiliki solusi dan mekanisme<br \/>\nterbaik dalam permasalahan perumahan saat ini. Dengan menerapkan<br \/>\nprinsip-prinsip ekonomi Islam, negara dapat berperan aktif dalam mengatasi<br \/>\ntantangan krisis perumahan, termasuk memastikan adanya alokasi sumber daya yang<br \/>\ntepat. Sistem ekonomi Islam menekankan keadilan distributif dan keberpihakan<br \/>\nkepada kaum miskin. Melalui implementasi konsep-konsep seperti zakat dan wakaf,<br \/>\nnegara dapat secara aktif terlibat dalam menyediakan rumah bagi warga yang<br \/>\nkurang mampu tanpa mempedulikan aspek keuntungan, karena negara bukanlah bagian<br \/>\ndari pengusaha dan kaum kapital, tapi negara adalah pelayan dan pengurus urusan<br \/>\nrakyatnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\",sans-serif;font-size: 12.0pt;line-height: 107%\">Maka,<br \/>\njelaskan dalam permasalahan minimnya ruang hidup saat ini diperlukan pendekatan<br \/>\nholistik yang melibatkan nilai-nilai Islam dan peran aktif negara. Dengan<br \/>\nmenggabungkan konsep-konsep ekonomi Islam dan tanggung jawab negara, Islam menciptakan<br \/>\nsolusi yang adil dan berkelanjutan dalam memenuhi kebutuhan perumahan rakyat. <i>Wallohu\u2019alam<br \/>\n<\/i><\/span><\/p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Berkurangnya Ruang Hidup: Penyebab Harga Rumah yang Kian MelonjakBagaimana Cara Islam Mengatasinya?Oleh: Tresna Mustikasari, S.Si (Muslimah Penggiat Literasi) Pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-65","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-opini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":66,"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65\/revisions\/66"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/onislam.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}